Minggu, September 6, 2026
spot_img

Top 5 This Week

Related Posts

Diky Chandra Apresiasi Semarak HUT RI Ke-81 Di Leuwigenta 3 Yang Menampilkan Seni Calung

Kota Tasik, Indonews24 – Seusai menghadiri kegiatan dj wilayah Cikalanggirang Kecamatan Tawang, Wakil Wali Kota Tasikmalaya Rd Diky Candranegara melanjutkan kegiatannya di hari Sabtu malam tanggal 5 September 2026 menghadiri kegiatannya menghadiri kegiatan di wilayah Kecamatan Cibeureum.

Saat sambutannya, Wakil Wali Kota Tasikmalaya Rd Diky Candranegara meminta maaf kepada warga Leuwigenta karena kehadirannya terlambat, hal ini dikarenakan dirinya di minta menghadiri kegiatan di wilayah Cikalanggirang.

Kami mengapresiasi kepada warga disini karena dalam kegiatan semarak kemerdekaan mengisinya dengan menampilkan Seni calung yang merupakan Seni budaya tradisional yang harus kita jaga dan kita lestarikan.

Diakui, selama bulan Agustus yang lalu setelah melihat data yang ada ternyata ada lebih dari 150 kegiatan yang merupakan undangan dari masyarakat yang telah di hadirinya, baik itu kegiatan peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI, ataupun kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Semua kegiatan ini saya hadiri langsung untuk memenuhi undangan warga yang sangat berharap saya bisa hadir langsung dan meminta tidak diwakili

Beberapa kegiatan yang saya hadiri di beberapa tempat tersebut memang terlihat masyarakat menampilkan seni budaya tradisional.

Seperti dua kegiatan yang saya hadiri di malam ini di dua wilayah di Kecamatan Tawang dan di Kecamatan Tawang juga menampilkan beberapa kebudayaan tradisional.

Oleh karenanya dari hati yang paling dalam saya mengucapkan Terima kasih kepada masyarakat yang telah membantu menjaga seni budaya tradisional, oleh karenanya kami juga mengajak agar seni budaya tradisional ini dapat terus di perkenalkan kepada generasi muda agar tidak tergerus oleh zaman.

Pada kegiatan di Leuwigenta ini kami juga mengingatkan makna simbolis bendera Merah Putih.

“Merah itu keberanian, putih itu kesucian. Keduanya tidak bisa dipisahkan. Punya keberanian tapi tidak punya kesucian, maka tidak akan bermanfaat. Mari kita isi kemerdekaan dengan keberanian berbuat baik dan kesucian hati untuk membangun kota,” pesannya.

Puncak acara ditutup dengan ramah tamah dan foto bersama. Warga berharap kegiatan serupa bisa terus digelar setiap tahun, bukan hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai upaya menjaga identitas budaya Tasikmalaya tetap hidup di tengah masyarakat.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Popular Articles