Kamis, September 3, 2026
spot_img

Top 5 This Week

Related Posts

Pembebasan Lahan Untuk Sekolah Rakyat Di Atas:Tanah Seluas 7.5 Hektar, Pemkot Tasik Siapkan Anggaran 7.5 Miliar

Kota Tasik, Indonews24 – Tahap Pembebasan lahan seluas 7.5 hektar di wilayah Kecamatan Bungursari yang peruntukannya untuk bangunan Sekolah Rakyat sudah akan di mulai, hal ini disampaika Sekretaris Daerah Kota Tasikmalaya H Asep Goparulloh seusai menghadiri syukuran hari lahir Kejaksaan RI Ke-81, Rabu (02/09/26).

Pembebasan lahan akan dilakukan selama dua tahun anggaran.

Untuk tahun 2026 ini, Pemkot telah menyiapkan anggaran khusus guna membebaskan lahan seluas 5 hektar terlebih dahulu.

Untuk tahun ini anggaran sudah kami siapkan untuk pembebasan lahan seluas 5 hektar dulu, kemudian di tahun berikutnya 2,5 hektar.

Langkah bertahap ini diambil agar proses pembebasan berjalan tertib, sesuai aturan, dan tidak memberatkan keuangan daerah dalam satu tahun anggaran.

Setelah proses pembebasan selesai, sertifikat tanah akan langsung diserahkan ke Kementerian Sosial. Penyerahan ini menjadi bagian dari laporan dan tindak lanjut agar pembangunan fisik sekolah bisa segera dimulai.

Kota Tasikmalaya menetapkan Kecamatan Bungursari sebagai lokasi pembangunan Sekolah Rakyat. Total luas lahan yang disiapkan mencapai 7,5 hektar.” Adapun anggaran yang dibutuhkan untuk pembebasan lahan sekitar 7,5 Miliar.

Sekolah Rakyat ini dirancang sebagai sekolah berasrama dengan konsep pendidikan karakter dan keterampilan. Rencananya, fasilitas yang akan dibangun cukup lengkap, mulai dari ruang kelas, asrama, hingga lapangan sepakbola.
Kehadiran Sekolah Rakyat diharapkan menjadi jawaban atas kebutuhan pendidikan gratis dan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu di Kota Tasikmalaya.

Konsepnya bukan hanya sekolah biasa. Ada asrama, ada pembinaan karakter, ada kegiatan ekstrakurikuler. Harapannya anak-anak bisa tumbuh dengan pendidikan yang setara

Pemkot menargetkan seluruh proses pembebasan lahan rampung dalam kurun waktu dua tahun. Setelah sertifikat diserahkan ke Kemensos, pembangunan fisik akan mengikuti sesuai skema yang ditetapkan pemerintah pusat.

Pemkot berkomitmen mengawal proses ini agar tidak ada kendala di lapangan. Sosialisasi kepada warga sekitar juga akan terus dilakukan agar pembangunan berjalan lancar dan mendapat dukungan masyarakat.

“Ini program strategis nasional. Kami ingin memastikan Kota Tasikmalaya siap menjadi salah satu daerah yang punya Sekolah Rakyat representatif,” pungkasnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Popular Articles