Jumat, Februari 6, 2026
spot_img

Top 5 This Week

Related Posts

Terkait Permasalahan Kesehatan dan Tata Ruang, Komisariat PMII Unsil Datangi Bale Kota

Kota Tasik, Indones24-Bertempat di depan Kantor Balai Kota Tasikmalaya Jalan Letnan Harun, Komisariat PMII UNSIL gelar aksi unjuk rasa, Jum’at (06/02/26).

Komisariat PMII UNSIL menyoroti permasalahan pelayanan kesehatan yang dinilai belum maksimal dan menuntut pemerintah kota untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.

Sesampainya di depan Balekota Tasikmalaya, masa aksi langsung menggelar orasi dan menyampaikan beberapa tuntutan, diantaranya mendorong wacana kebijakan satu petak dan berkomitmen mewujudkan ruang terbuka hijau, berkomitmen untuk mengawal instruksi Wapres tentang percepatan pembangunan fasilitas kesehatan di daerah, membuat langkah konkret untuk penurunan angka stunting, menuntut reaktivasi BPJS yang dinonaktifkan, memberikan transparansi anggaran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), pemerataan Screening kesehatan jiwa secara rutin dan terintegrasi, serta berkomitmen melaksanakan segala tuntutan dalam waktu 15 hari setelah tuntutan disetujui.

Usai melakukan orasi, mereka melaksanakan diskusi dengan duduk beralaskan aspal bersama Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, dr.Asep Hendra Herdiana, Asda II, Hanafi, Kabag Kepesertaan BPJS Kesehatan, Kota Tasikmalaya, Abdul Mukti, Kabid Sosial, Indah, dan yang lainnya.

Ketua Komisariat PMII Universitas Siliwangi, Syamsul Maarif, mengatakan bahwa aksi ini dilakukan terkait beberapa permasalahan kesehatan dan tata ruang di Kota Tasikmalaya, diantaranaya persoalan sanitasi, ruang terbuka hijau yang menurutnya masih belum ada kejelasan.

“Kami memberikan tenggang waktu 15 hari, dan akan melihat fakta di lapangan, dan jika ternyata tidak ada perubahan dan hasilnya mengecewakan masyarakat, maka kami akan datang kembali melakukan aksi,” tegasnya.

Sementara itu, mewakili Pemerintah Kota Tasikmalaya, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekertariat Daerah Kota Tasikmalaya, Hanafi, S.H, menyambut baik aspirasi yang disampaikan mahasiswa.

“Semua yang disampaikan itu bentuk aspirasi masyarakat untuk meningkatkan kualitas pelayanan dari pemerintah daerah,” katanya.

Hanafi juga menyatakan bahwa pemerintah kota menerima masukan dan akan menggunakan sebagai catatan untuk lebih baik kedepannya.

“Kami akan segera menindaklanjuti tuntutan mahasiswa dan melakukan perbaikan dalam pelayanan kesehatan,”pungkasnya.

Reporter : H Amir

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Popular Articles