Kota Tasik Indonews24 – Pasanggiri Pinton Anggon Kabaya Sunda Sinjang Batik Tasikan adalah lomba peragaan busana tradisional Sunda yang menampilkan b
kebaya khas Sunda dan kain sinjang batik Tasikmalaya.
Sinjang batik Tasikmalaya merupakan bagian dari warisan budaya yang tidak hanya menjadi identitas lokal, tetapi juga produk ekonomi kreatif andalan yang produknya sudah menembus pasar internasional
Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Tasikmalaya Rd Dilky Candranegara seusai menghadiri kegiatan yang diselenggarakan oleh Pasundan Istri (PASI) Kota Tasikmalaya di salah satu aula pertemuan di Jalan RE Martadinata, Minggu (20/09/26).
Oleh karenanya atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Tasikmalaya kami mengucapkan terimakasih kepada PASI yang telah sekian tahun tetap istiqamah mengadakan kegiatan kebudayaan salan satunya mengadakan Pasanggiri Pinton Anggon Kabaya Sunda Sinjang Batik Tasikan.
Di kegiatan ini pun pihak PASI sendiri terlihat juga melibatkan anak muda untuk ikut memeriahkannya, berarti ada regenerasi dan perkenalan budaya ke generasi muda.
Oleh karenanya menurut saya, pentingnya menjaga dan melestarikan budaya lokal di tengah arus globalisasi.
Kita memang tidak bisa menolak invasi fashion dari budaya luar, namun budaya kita harus mampu mengimbangi dan bahkan menguasai di negeri sendiri, serta berupaya untuk menginvasi ke luar negeri
“Acara Pasanggiri Pinton Anggon Kabaya Sunda – Sinjang Batik Tasikan diharapkan dapat memperkuat eksistensi budaya lokal dan meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap warisan budaya yang dimiliki, ” pungkasnya


