Selasa, Juni 2, 2026
spot_img

Top 5 This Week

Related Posts

Sesmenkop Kunjungi Tasik, Diky Chandra Berharap Hari Koperasi Nasional Bisa Disatukan Dengan Pencanangan Tugu Koperasi Sebagai Cagar Budaya

Kota Tasik Indonews24 – Pelaksana Harian Wali Kota Tasikmalaya Rd Diky Candranegara menerima kunjungan Sekretaris Kementerian Koperasi (Sesmenkop) Ahmad Zabadi ke Kota Tasikmalaya tepatnya ke Tugu Koperasi yang beralamat di Jalan Dr Moh Hatta, Senin (01/06/26).

Pelaksana harian Wali Kota Tasikmalaya Rd Diky Candranegara mengucapkan syukur alhamdulillah di hari terakhir menjabat menjadi Pelaksana Harian Wali Kota Tasikmalaya mendapat dua keberkahan yang luar biasa, yang pertama sewaktu menerima kunjungan Kasultanan Cirebon mendapat pin dan disemarkan langsung oleh Kasultanan Cirebon, Pangeran Abdul Gani Natadiningrat, SE sebagai simbol persaudaraan dan komitmen bersama dalam menjaga nilai-nilai sejarah serta budaya daerah.

Kebarokahan kedua didapat untuk Kota Tasikmalaya karena jelang Hari Koperasi Nasional pada tanggal 12 Juli, Kota Tasikmalaya mendapat kunjungan dari Sekretaris Kementerian Koperasi Ahmad Zubadi.

Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka meninjau kesiapan kawasan bersejarah koperasi yang diusulkan menjadi bagian dari peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) 2026.

Dalam kunjungan tersebut, Ahmad Zabadi berkeliling kawasan seluas kurang lebih satu hektare untuk melihat langsung kondisi dan potensi pengembangan kawasan Tugu Koperasi. Peninjauan ini bertujuan memastikan kesiapan lokasi apabila sebagian rangkaian peringatan Hari Koperasi Nasional tidak hanya dipusatkan di tingkat nasional, tetapi juga dilaksanakan di Kota Tasikmalaya yang memiliki sejarah kuat dalam perjalanan koperasi Indonesia.

Pemerintah Kota Tasikmalaya masih menunggu keputusan resmi dari pemerintah pusat terkait kemungkinan penyelenggaraan Harkopnas di Kota Tasikmalaya. Namun demikian, berbagai persiapan dan konsep pengembangan kawasan telah dipaparkan kepada Sesmenkop.

Pada kesempatan tersebut, Diky Candra Negara juga menyampaikan informasi mengenai rencana dari Kementerian Kebudayaan yang berkeinginan menjadikan kawasan Tugu Koperasi dan Gedung Kongres Koperasi sebagai cagar budaya nasional. Menurutnya, langkah tersebut sangat relevan mengingat nilai historis kawasan yang memiliki keterkaitan erat dengan lahir dan berkembangnya gerakan koperasi di Indonesia.

Pemerintah Kota Tasikmalaya berharap momentum Hari Koperasi Nasional dapat disinergikan dengan pencanangan kawasan Tugu Koperasi sebagai cagar budaya. Konsep pengembangan kawasan telah dipaparkan oleh Kepala Dinas KUMKM, Perindustrian dan Perdagangan serta diperkuat oleh Plh Sekretaris Daerah Kota Tasikmalaya. Konsep tersebut menitikberatkan pada penguatan identitas dan kultur koperasi yang telah lama tumbuh di Kota Tasikmalaya.

Menurut Diky, Kota Tasikmalaya memiliki rekam jejak yang sangat kuat dalam sejarah perkoperasian nasional. Bahkan, Hari Koperasi yang diperingati setiap tanggal 12 Juli ditetapkan berdasarkan pelaksanaan Kongres Koperasi Indonesia pertama yang berlangsung di Tasikmalaya pada tahun 1947. Selain itu, keberadaan Tugu Koperasi menjadi simbol penting perjalanan gerakan ekonomi kerakyatan di Indonesia.

Pengembangan koperasi di Kota Tasikmalaya bukanlah sesuatu yang baru. Kota ini memiliki sejarah panjang sebagai salah satu pusat perkembangan koperasi nasional. Bahkan lahirnya kebijakan yang mengakomodasi pembentukan Koperasi Kelurahan dalam program nasional koperasi juga berawal dari kondisi administratif Kota Tasikmalaya yang tidak memiliki desa, melainkan seluruh wilayahnya berbentuk kelurahan. Kebijakan tersebut dinilai menjadi bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap karakteristik daerah Kota Tasikmalaya.

“Kami melihat ada embrio yang sangat positif dalam pengembangan koperasi di Kota Tasikmalaya. Kultur koperasi di daerah ini sudah tumbuh sejak lama dan menjadi bagian penting dari sejarah bangsa. Karena itu, sangat wajar apabila Tasikmalaya mendapatkan perhatian khusus dalam pengembangan gerakan koperasi nasional,” ujar Diky.

“Melalui kunjungan ini, Pemerintah Kota Tasikmalaya berharap sejarah besar koperasi yang lahir dan berkembang di daerah ini dapat kembali dikenal oleh masyarakat luas serta menjadi bagian dari penguatan ekonomi kerakyatan Indonesia di masa depan. “Pungkasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Popular Articles