Selasa, Februari 3, 2026
spot_img

Top 5 This Week

Related Posts

Satu Pekan Pasca Bencana, BMH dan SAR Hidayatullah Terus Berjuang Evakuasi Korban Longsor Cisarua

KBB IndoNews24 – Satu Pekan Pascabencana, BMH dan SAR Hidayatullah Terus Berjuang Evakuasi Korban Longsor Cisarua.

Satu pekan pascalongsor (30/1), kepedulian nyata terus hadir di lokasi bencana. BMH bersama SAR Hidayatullah tetap bertahan membantu proses evakuasi korban longsor di Kampung Pasirkuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.

Hingga hari ketujuh, tim BMH dan SAR Hidayatullah bergabung dengan SAR gabungan serta unsur TNI–Polri untuk mencari korban yang masih tertimbun material longsor. Proses pencarian dilakukan secara intensif dengan dukungan sejumlah alat berat.

Baca juga : Dapur Umum BMH Topang Stamina Relawan dan Penyintas Longsor

Peristiwa longsor terjadi pada 24 Januari 2026 sekitar pukul 03.00 WIB. Bencana ini menyebabkan sekitar 30 rumah warga hancur dan puluhan jiwa meninggal dunia. Kondisi medan yang berat menjadi tantangan besar dalam proses evakuasi.

Koordinator Lapangan, Yusep Suhendar, menyampaikan bahwa upaya pencarian korban masih terus berlangsung. Tim gabungan berkomitmen melanjutkan evakuasi hingga seluruh korban berhasil ditemukan.

“Selain terlibat langsung dalam evakuasi, BMH juga menyalurkan bantuan logistik bagi para pengungsi. Dapur umum didirikan di posko bersama untuk memenuhi kebutuhan konsumsi relawan dan tim pencarian di lapangan,” tutur Yusep.

Berkunjung ke Dapur Hangat
Di sela waktu istirahat, relawan BMH menyempatkan diri berkunjung ke dapur hangat milik lembaga zakat rekanan. Momen sederhana menikmati secangkir kopi menjadi penguat semangat sebelum kembali melanjutkan tugas kemanusiaan.

Kepala Cabang Laznas PPPA Daarul Qur’an Perwakilan Jawa Barat, Tri Ratnasari, menegaskan pentingnya sinergi antarlembaga zakat saat bencana. “Setiap lembaga memiliki keunggulan masing-masing yang saling melengkapi di lapangan,” ujarnya.

Kolaborasi ini menunjukkan bahwa dana zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan masyarakat mampu bergerak cepat dan memberi dampak langsung bagi penyintas bencana. Dari evakuasi, dapur umum, hingga dukungan logistik, seluruhnya hadir dari kepedulian umat.

Melalui aksi ini, BMH mengajak masyarakat untuk terus berbagi dan peduli.

“Setiap rupiah dana kebaikan menjadi harapan baru bagi warga terdampak, sekaligus bukti bahwa zakat dan sedekah mampu menyelamatkan dan menguatkan kehidupan di tengah bencana,” ungkap Yusep.

 

 

Reporter : A Juhana

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Popular Articles