Kamis, Januari 29, 2026
spot_img

Top 5 This Week

Related Posts

Zeis Zultaqawa, Selain Penghubung Transportasi Warga, Jembatan Cijeruk Merupakan Salah Satu IKON Kab. Bandung

Bandung IndoNews24 – Jembatan Roda Dua Cijeruk resmi beroperasi dan memperkuat konektivitas antara Kecamatan Baleendah dan Kecamatan Bojongsoang. Pemerintah Kabupaten Bandung menggelar peresmian jembatan tersebut di Desa Bojongsari, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung.

Jembatan ini menghubungkan Desa Bojongsari, Kecamatan Bojongsoang, dengan Kelurahan Baleendah, Kecamatan Baleendah. Kehadiran jembatan tersebut menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat yang selama ini mengandalkan jalur alternatif dengan tingkat risiko tinggi. Selain itu, jembatan ini mempercepat pergerakan warga antarwilayah.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung, Dr. Ir. H. Zeis Zultaqawa, menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Roda Dua Cijeruk mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan aksesibilitas masyarakat.

Baca juga : Kabar Gembira! 3,8 Juta Warga Kabupaten Bandung Segera Nikmati Layanan Kesehatan Gratis

Ia menilai jembatan ini menjadi solusi konkret atas persoalan konektivitas yang telah berlangsung lama, Ujarnya Pada Jumat, 9 Januari 2026.

“Dengan selesainya jembatan ini, kami menunjukkan komitmen Pak Bupati dalam menyelesaikan persoalan jembatan dan aksesibilitas masyarakat,” kata Zeis Zultaqawa.

Lebih lanjut, Zeis menjelaskan bahwa pemerintah daerah awalnya tidak memasukkan pembangunan jembatan ini dalam peta jaringan jalan prioritas. Namun, pemerintah daerah menaruh perhatian besar pada aspirasi masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah kemudian mengambil langkah strategis agar proyek tersebut tetap berjalan.

Dalam prosesnya, Pemerintah Kabupaten Bandung menjalin koordinasi dengan DPRD Kota Bandung. Kolaborasi tersebut menghasilkan dukungan anggaran senilai Rp7 miliar.

Menurut Zeis, pemerintah menyusun anggaran tersebut secara rasional dengan mempertimbangkan fungsi jangka panjang jembatan.

“Anggaran Rp7 miliar itu bukan angka kecil. Namun, kami merancang jembatan ini bukan sekadar sebagai penghubung, melainkan juga sebagai ikon wilayah,” ujarnya.

Baca juga : Pemkot Tasikmalaya Adakan Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD 2027

Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah menyiapkan jembatan ini untuk mendukung pengembangan kawasan. Pemerintah mengarahkan jembatan agar memiliki nilai visual dan daya tarik. Dengan pendekatan tersebut, pemerintah berharap jembatan dapat mendorong potensi pariwisata dan aktivitas ekonomi masyarakat sekitar.

Selain itu, Zeis memastikan bahwa pemerintah segera memfungsikan jembatan setelah peresmian. Pemerintah ingin masyarakat langsung merasakan manfaatnya. Akses baru ini, kata dia, akan mempersingkat waktu tempuh serta meningkatkan keselamatan pengguna kendaraan roda dua.

Pada saat yang sama, DPUTR Kabupaten Bandung berkomitmen melakukan pemantauan dan evaluasi berkala. Langkah tersebut bertujuan menjaga kualitas konstruksi serta memastikan keamanan jembatan dalam jangka panjang. Pemerintah juga membuka ruang masukan dari masyarakat untuk perbaikan ke depan.

Dengan beroperasinya Jembatan Roda Dua Cijeruk, Pemerintah Kabupaten Bandung menegaskan kembali arah kebijakan pembangunan infrastruktur yang berorientasi pada kebutuhan warga. Pemerintah daerah menargetkan pembangunan infrastruktur yang terintegrasi, berkelanjutan, dan berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

Reporter : Yun.s

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Popular Articles