Kabupaten Bandung IndoNews24 – kunjungan kerja Wamenkemendes Ir .H . Ahmad Riza Patria,MBA kegiatan tersebut mengusung Tema “program Industri Mandiri Untuk Desa Sejahtera” kegiatan tersebut berlangsung di jalan raya Soreang Banjaran Desa Kiangroke kecamatan Banjaran kabupaten Bandung, Rabu 7 Januari 2026.
Pada kesempatan ini Wamenkemendes Ir H Ahmadi Riza Patria,MBA, yang didampingi Ibu Diyan Angraeni sebagai Direktur PT Thara Jaya Niaga.
Baca juga : Kadisdik Kab.Bandung Asep Kusumah 3,5 Juta Biji Bijian Terkumpul Demi Selamatkan Hutan
Dikatakan Wamenkemendes Ir H Ahmadi Riza Patria,MBA, kegiatan ini merupakan kunjungan ke lapangan riset penanaman padi dengan pengembangan metode inovasi teknologi TIP4K yaitu menanam satu kali panen empat kali ini merupakan produk unggulan padi .
Teknologi T1P4K merupakan inovasi budidaya pertanian yang memungkinkan petani melakukan satu kali tanam padi untuk menghasilkan empat kali panen dalam setahun.
Metode ini meningkatkan produktivitas lahan, efisiensi biaya, dan mendukung kemandirian pangan desa melalui kolaborasi dengan BUMDes dan koperasi.
T1P4K mengurangi kebutuhan pengolahan lahan berulang, sehingga petani hemat biaya bajak dan tenaga kerja pada siklus panen kedua hingga keempat.
Baca juga : Sah! Pemkab Bandung Rekomendasikan Kenaikan UMK 2026, UMSK Segera Dikaji
Teknologi ini dikembangkan oleh PT Thara Jaya Niaga dan didukung Kemendes PDTT, dengan uji coba sukses di 500 hektare lahan Jawa Barat yang salah satunya ada di kecamatan Banjaran kabupaten Bandung.
Wamenkemendes Ahmad Riza Patria menyambut baik T1P4K sebagai bagian dari upaya kesejahteraan petani dan desa mandiri, sejalan dengan program Industri Mandiri Untuk Desa Sejahtera.
Program Teknologi T1P4K secara langsung mendukung ketahanan pangan nasional dengan meningkatkan produktivitas padi hingga empat panen dari satu kali tanam, sehingga mempercepat swasembada beras, Program ini menargetkan surplus padi nasional 3,1 juta ton per tahun, mendukung Asta Cita Presiden Prabowo.
Ditambahkan Direktur PT. Thara Jaya Niaga Diyan Angraeni teknologi TIP4K ini yang digagas bersama profesor dengan tim ahli sudah berlangsung lima tahun yang akhirnya menghasilkan teknologi yang bernama T1P4K Menanam satu kali panen empat kali, yang akan dikembangkan keseluruh Indonesia pada saat ini baru dikembangkan di pulau Jawa.
Kami juga bekerjasama dengan sebelas Universitas tidak hanya dengan Universitas Gajah Mada saja untuk mengembangkan teknologi TIP4K ini agah Lebih meningkat dalam segi hasil maupun kualitas.
Reporter : Yun.s


