Kota Tasikmalaya, IndoNews24 – Pergantian Direktur Utama PDAM Tirta Sukapura yang dilaksanakan beberapa waktu lalu yang berlangsung meriah di Pendopo Kabupaten Tasikmalaya. H Bekti Alamsyah, ST resmi dilantik oleh Bupati Tasikmalaya H Cecep Nurul Yakin menggantikan Direktur lama Dadih yang mengundurkan diri.
Selanjutnya Direksi PDAM Tirta Sukapura mendengarkan pidato perdana Direktur Utama PDAM Tirta Sukapura yang berlangsung singkat di Hotel Horison pada Selasa (6 Januari 2026) yang berlangsung tertutup.
Baca juga : Woi!! MBA Hadir Di Tasikmalaya Buruan Gabung
Dalam wawancaranya Bupati Tasikmalaya setelah Pelantikan Dirut PDAM Tirta Sukapura Periode 2025-2030 mengatakan untuk Periode ini antara lain peningkatan pelayanan kualitas dan kuantitas air bersih, pengurangan tingkat kebocoran atau Non Revenue Water (NRW), serta penerapan dan digitalisasi pelayanan dan pembayaran.
Selain itu kami juga meminta soliditas internal dan lingkungan kerja yang profesional sebagai pondasi kinerja perusahaan yang optimal.
Menurut orang nomor satu di Kabupaten Tasikmalaya melanjutkan bahwa Perumda Air Minum Tirta Sukapura berdiri sebagai PDAM Kabupaten Tasikmalaya pada 11 Juli 1975 berdasarkan peraturan Daerah Tingkat II Tasikmalaya Nomor 7 Tahun 1975.
Baca juga : Pemkab Bandung Gelar Harmoni Budaya Bedas: Merajut Budaya untuk Pulih Bersama dan Bangkit Kembali
Ditempat berbeda Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Sukapura H Bekti Alamsyah, ST mengatakan ada 3 Point Prioritas untuk 5 tahun ke depan
Pertama peningkatan pelayanan meliputi 3 K artinya Kualitas, Kuantitas , Kontinuitas, perluasan cakupan layanan dan penambahan langganan, penurunan tingkat kebocoran, Digitalisasi proses bisnis, Kedua tata kelola perusahaan yang meliputi penguatan dan peningkatan SDM melalui Diklat yang berbasis kompetensi dan pengamanan sumber air baku, kemudian yang terakhir Diversifikasi Usaha yang meliputi peningkatan usaha kolam renang, terminal air dan mobil tangki serta air minum dalam kemasan.
Reporter : Irfan


